Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kota Pasuruan

  • Gema Cermat – Dinkes Kota Pasuruan

    Hi Healthies…
    Hari Ini, Rabu, 27 Juli 2022, Ada Giat Tahunan dari dinkes nih, Yaitu Gema Cermat, tau ga apa itu Gema Cermat??

    Gema Cermat adalah Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat, program ini merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kesehatan yang telah dicanangkan secara nasional oleh ibu Menteri Kesehatan pada November 2015 dalam rangka meningkatkan Penggunaan Obat yang Rasional (POR) sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara benar serta meningkatkan kemandirian dan perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan obat secara benar. Pelaksanaan gerakan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terkait dan dilakukan secara masif dalam berbagai pertemuan dan melalui media. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat menunjang keberhasilan.
    Dalam rangka mensukseskan program Gema Cermat ini tentunya tidak lepas dari peran Apoteker sebagai Agent of Change (AoC) Gema Cermat. AoC merupakan penggerak dalam Gema Cermat. Gema cermat merupakan upaya bersama pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara benar. Peran AOC dalam pemberdayaan masyarakat sangatlah penting dalam meningkatkan kesadaran Gema Cermat Masyarakat harus diberikan pemahaman bagaimana cara menggunakan, memilih dan menyimpan obat dengan benar. Keberhasilan pemberdayaan masyarakat akan terwujud apabila dilaksanakan secara terus menerus. Didukung berbagai pihak mulai dari pemegang kebijakan, praktisi pendidik, organisasi profesi, tenaga kesehatan, kader kesehatan serta pihak lainnya. Peran AoC untuk merubah perilaku masyarakat yang belum tepat dalam swamedikasi obat sangat penting untuk dilaksanakan. AoC diharapkan memiliki komitmen dan kemampuan mempengaruhi perilaku masyarakat untuk meningkatkan penggunaan obat secara rasional. Kegiatan Gema Cermat kali ini melibatkan guru dan siswa UKS Perwakilan dari Sekolah Menengah Pertama/sederjad se Kota Pasuruan.

    #DinkesKotaPasuruan
    #GemaCermat

  • BPJS Kesehatan Pasuruan Beri Apresiasi Fasilitas Kesehatan Pada UPT Puskesmas Kebonsari Dalam Bulan Konsuldok – Dinas Kesehatan Kota Pasuruan

    Pasuruan, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan dalam rangka bulan Konsultasi Dokter (Konsuldok) dengan jumlah pelayanan kontak tidak langsung bagi peserta JKN tertinggi, Rabu (20/07). Adapun penilaian tersebut diikuti oleh 205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah kerja cabang Pasuruan.

    “Dalam penilaian dan pemberian penghargaan pada FKTP di wilayah kerja kantor cabang Pasuruan sebenarnya di titik beratkan kepada inovasi dari Puskesmas dan klinik itu sendiri dalam kontribusinya pada Program JKN. Tujuan dari program Konsuldok ini sebagai upaya meningkatkan awareness FKTP terhadap mutu layanan kesehatan melalui peningkatan akses dan pemantauan riwayat kesehatan peserta terdaftar di wilayahnya,” tegas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Dyah Miryanti.

    Apresiasi terhadap jumlah pelayanan kontak tidak langsung tertinggi dalam bulan Konsuldok ini diberikan kepada top 20 dari total 205 FKTP di wilayah kerja cabang Pasuruan. Dari 20 tersebut terdapat 3 FKTP dengan julmlah Konsuldok tertinggi yaitu Klinik Citra 18 dengan jumlah kontak tidak langsung sebanyak 397, Klinik Nayaka 04 Kraksaan dengan jumlah 623, dan tertinggi Puskesmas Kebonsari dengan jumlah 888. Total kunjungan tersebut dinilai selama periode bulan konsuldok yang dimulai periode 13 Juni 2022 sampai 12 Juli 2022.

    “Kami memberikan apresiasi kepada FKTP yang telah aktif mengikuti program dan terus menjaga mutu pelayanannya. Semoga kedepannya akan semakin inovatif terhadap pelayanan yang diberikan. Harapan kami kepada para nominator dapat mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah dilakukan untuk peserta JKN, dan semoga FKTP di Kabupaten Pasuruan makin siap untuk mengikuti BPJS Award di tingkat Nasional,” tambah Dyah.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Kebonsari, Rusmala Dewi mengutarakan apresiasi yang luar biasa terhadap inovasi yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Di masa Pandemi Covid 19 menuntut para pemberi layanan kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, memberikan rasa aman ketika mendapat pelayanan dan memberikan banyak solusi memudahkan masyarakat mengakses pelayanan Kesehatan. Layanan Kunjungan tidak langsung atau Konsuldok yang merupakan terobosan baru dari BPJS Kesehatan adalah salah satu contoh dari upaya kemudahan tersebut.

    “Sebagai pelayan kesehatan, kepuasan pasien menjadi prioritas kami. Selama ini pelayanan dilakukan secara langsung. Ternyata selama pandemik masyarakat mau berobat takut. Dan adanya inovasi layanan online seperti ini sangat membantu, kami mulai sebarkan nomor online kami dan sosialisasi melalui bidan jejaring. Sebenarnya untuk pelayanan online sudah kami lakukan sejak tahun lalu, namun dengan adanya bulan Konsuldok ini makin optimal,” dr. Rusmala.

    Dirinya menambahkan terkait konsultasi yang paling sering ditanyakan adalah jadwal kunjungan, konsultasi terkait penyakit ringan seperti pusing, batuk, pilek dan lebih kepada kemandirian pasien. Jika dibutuhkan tindak lanjut pihaknya akan mengarahkan untuk berkunjung atau dikirimkan obat.

    “Saya mewakili keluarga besar Puskesmas Kebonsari berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan yang telah mengapresiasi kinerja teman–teman terkait pelayanan yang diberikan. Dengan adanya inovasi dari BPJS Kesehatan sangat terbuka dan mengajak kami untuk lebih inovatif terutama dibidang tehnologi IT. Dan solusi masyarakat dalam kemudahan akses mendapatkan pelayanan kesehatan,” tutup dr. Rusmala (rn/gt)

    copyright :https://www.jamkesnews.com/jamkesnews/berita/detail/bda/37331/20220720/bpjs-kesehatan-pasuruan-beri-apresiasi-fasilitas-kesehatan-dalam-bulan-konsuldok-

  • SURVEY PENILAIAN INTEGRITAS (SPI) Tahun 2022 yang Dilaksanakan Oleh KPK Republik Indonesia